Saturday, 9 June 2012

Cinta ini rumit

Aku suka hari ini..
Sungguh, aku nggak tau kenapa rasa ini begitu kuat..

Apakah karena ada kamu di sampingku? Ah aku tak tahu tentang kamu. Jujur, aku kehilanganmu saat aku membaca sesuatu yang lain. Aku kembali kesepian saat kau akan dan harus pergi dariku. Apakah ini akan lama? tak ada yang tahu itu. Aku tak ingin ada orang lain yang akan mengambilmu dariku. Aku akan benci saat itu. Bukan karena dia yang mengambilmu, tapi karena kamu yang terlalu BODOH karena tak mempunyai sikap peka akan diriku ini.Sekilas semua kenangan terlintas dibenakku, walaupun hanya sehari kenangan itu terukir. Bukan, bukan tentang sehari ataupun lamanya kita mengukir kisah indah. Tapi tentang dengan siapa aku bisa merasakan hal - hal yang indah itu.
Aku tak pernah menyangka, kau kan datang! Oh Tuhan, is it true? "Ah, biasa aja deh" itu kesan pertamaku. Tapi ternyata kau benar datang. Datang padaku! Apa ini? kenapa setelah setahun kita tak berjumpa, aku seperti merasakan cinta yang kurasakan 4 tahun yang lalu?? "Mungkin cinta sesaat lagi".. Bodoh amat ah..
"Canggung". Iya lah, berapa tahun coba kita nggak pernah ketemu? tapi semua berjalan lancar. Tertawa bersama, salat bersama, tidur bersama (hanya tiduran) semua ini membuat waktu berjalan terasa sangat cepat. "Mengapa selalu begini? Saat aku bersamamu selalu, waktu tak pernah berpihak kepadaku? Aku ingin waktu terhenti saat kita berpegangan tangan dalam hening."
Andai kaulah pangeranku, kan ku pastikan tak kan pernah ada yang bisa menggantikanmu. Bukan karena ingin menggombal, sungguh! Aku tahu, kau bukanlah pria seperti yang lainnya. Siapapun yang akan jadi pendampingmu, dia pasti sangat berbahagia, walaupun bukan aku..
Aku takkan berambisi mendapatkanmu, karena cintaku ini bukanlah ambisi. Setidaknya aku pernah memiliki masa - masa indah saat bersamamu. Mulai dari bagaimana usahaku untuk bisa menjadi temanku (dulu), saat kita berjalan menyusuri pantai yang berselimutkan senja, menyanyi bersama, menonton film bersama, dan berusaha untuk tidak menyukaimu walaupun aku ingin. Mungkin semua itu tak penting buatmu.
Aku akan selalu mengingatmu saat kau belai rambutku, kau pegang tanganku dan kau tumbuhkan lagi cinta yang telah lama berhasil kupendam. Mungkin aku sedikit berlebihan, atau menurutmu aku memang sangat lebay, tapi itulah yang kurasa. Kau tak tahu kan? Dan mungkin takkan pernah tahu sampai kapanpun.
Ah, aku jadi ingat tentang tadi sore..
Saat gerimis membasahi indahnya sore tadi, tak ku sangka kita tertidur. Tidur, yah ini memang biasa menurut semua orang, mungkin. Tapi, kita tidur dan kau selalu membelai lembut rambutku dan menggenggam tanganku. Sungguh, sejujurnya aku tak ingin melepaskan tanganku. Tapi kau sudah ada yang punya. Kau tak boleh seperti itu. Aku tak boleh egois. Maafkan aku, kumohon!
Kau bodoh karena tak peka, tapi sungguh aku lebih bodoh daripada kamu karena tak bisa menyukai yang lain. Kau pasti takkan percaya dan akan bilang kalau aku hanya mengada-ada. Aku takkan memaksamu mempercayaiku, sungguh. Tapi aku hanya ingin kau tahu itu. Aku sungguh mencintaimu.

No comments:

Post a Comment