Tuesday, 18 December 2012

Hanya Satu Kata ~ Hari Moekti


Hanya satu kata tiada sempat terucap
Walau kita berjumpa dan saling menyapa
Hanya satu kata kembali karam di hati
Walau sering bicara sampai lupa waktu

*  dimana ku harus mencari
  sebuah kata yang hilang saat denganmu
** bukan banyak kata ketika ingin bicara
Tentang bara di dada cukup satu kata
Repeat *
Repeat **
Reff: jangan kau ragu dan membisu
ucapkan saja isi hatimu
lewat satu kata ketika ingin bicara
tentang bara di dada cukup satu kata
Repeat *
Repeat reff
hanya satu kata, hanya satu kata
hanya satu kata, hanya satu kata
hanya satu kata, hanya satu kata

Thursday, 13 December 2012

Cara Membuktikan Kelas Kata


Kata dapat digolongkan berdasarkan ciri-cirinya. Berdasarkan maknanya kata dapat digolongkan menjadi dua yaitu kata penuh dan kata penuh dan kata tugas. Kata penuh adalah kata yang memiliki makna leksikal. Kata tugas adalah kata yang tidak memiliki makna leksikal dan hanya memiliki makna gramatikal.
Kata penuh meliputi verba, adjektiva, adverbia, nomina, pronomina, dan numeralia. Kata tugas meliputi preposisi, konjungtor, interjeksi, artikula, dan partikel penegas.
Menurut Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga), kata digolongkan menjadi verba, adjektiva, adverbia, nomina, pronomina, numeralia, dan kata tugas.
1.      Verba
Verba sering disebut juga kata kerja. Ciri-ciri verba:
a.       Memiliki fungsi utama sebagai predikat atau sebagai inti predikat dalam kalimat walaupun dapat juga mempunyai fungsi lain. Misalnya:
·         Kakek tidur.
·         Ibu tidak menulis novel.
b.      Mengandung makna inheren perbuatan (aksi), proses, atau keadaan yang bukan sifat atau kualitas.
c.       Tidak diberi prefiks ter- yang berarti ‘paling’. Misalnya verba mati dan suka tidak dapat menjadi *termati atau *tersuka.
d.      Pada umumnya tidak dapat bergabung dengan kata-kata yang menyatakan makna kesangatan seperti agak, sangat, dan sekali karena tidak ada bentuk *agak belajar, *sangat tidur, *duduk sekali meskipun ada bentuk seperti sangat berbahaya, agak membanggakan, dan mengharapkan sekali.
2.      Adjektiva
Adjektiva adalah kata yang memberikan keterangan yang lebih khusus tentang sesuatu yang dinyatakan oleh nomina dalam kalimat. Adjektiva sering disebut juga kata keadaan. Ciri-ciri adjektiva:
a.       Adjektiva memberikan makna kualitas atau keanggotaan dalam suatu golongan.  Misalnya pohon tinggi, rumah besar, dan baju merah.
b.      Adjektiva dapat berfungsi sebagai predikat dan adverbial (keterangan) kalimat yang dapat mengacu ke suatu keadaan. Misalnya: Ibu sedang sakit.
c.       Adjektiva memiliki kemungkinan untuk menyatakan tingkat kualitas dan tingkat bandingan acuan nomina yang diterangkannya dengan menambahkah kata sangat, agak, lebih, atau paling di depan adjektiva tersebut. Misalnya: sangat besar, agak senang, lebih kecil, paling merah.
3.      Adverbia
Dalam tataran frasa, adverbia merupakan kata yang menerangkan verba, adjektiva, atau adverbia lain. Sementara itu, dalam tataran klausa, adverbia merupakan kata yang menerangkan fungsi-fungsi sintaksis dalam klausa itu. Dalam tataran kalimat, adverbia menerangkan seluruh kalimat. Adverbia sering disebut juga kata keterangan.
Contoh:
·         sangat marah (menerangkan kata marah)
·         Aku mau makan nasi saja. (menerangkan fungsi objek yaitu nasi)
·         Anaknya sudah lima (menerangkan fungsi predikat yaitu lima)
·         Tampaknya ia serius. (menerangkan kalimat)

4.      Nomina
Dari segi semantisnya, nomina adalah kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda, dan konsep atau pengertian. Misalnya dosen, tikus, kursi, bahasa. Dari segi sintaksisnya, nomina mempunyai ciri-ciri:
a.       Menduduki fungsi subjek, objek, atau pelengkap. Misalnya, ayah membelikan adik buku.
b.      Dapat diingkarkan dengan kata bukan seperti bukan buku, bukan rumah, dan tidak dapat diingkarkan dengan kata tidak karena tidak ada bentuk *tidak buku, *tidak rumah, dsb.
c.       Umumnya diikuti adjektiva, baik secara langsung maupun diantarai kata yang. Misalnya gadis cantik, gadis yang cantik.

5.      Pronomina
Pronomina adalah kata yang dipakai untuk mengacu kepada nomina lain.
Misalnya:
·         Kakakku sangat rajin. Ia selalu juara kelas. (pronomina ia mengacu pada kata kakakku)
·         Rumah itu mewah. Lantainya dari marmer. (pronomina -nya mengacu pada rumah)
Pronomina menduduki fungsi sintaksis yang umumnya diduduki oleh nomina seperti  subjek, objek, dan—dalam macam kalimat tertentu—juga predikat. Acuan pronomina dapat berpindah-pindah karena bergantung kepada siapa yang menjadi pembicara/penulis, siapa yang menjadi pendengar/pembaca, atau siapa/apa yang dibicarakan. Pronomina sering disebut juga sebagai kata ganti.
Ada tiga macam pronomina dalam bahasa Indonesia yaitu:
a.       Pronomina persona
Pronomina persona disebut juga kata ganti orang atau pronomina yang dipakai untuk mengacu pada orang, baik diri sendiri (orang pertama), orang yang diajak bicara (orang kedua), dan orang yang dibicarakan (orang ketiga).
b.      Pronomina penunjuk
Pronomina penunjuk terdiri dari tiga macam yaitu pronomina penunjuk umum, pronomina penunjuk tempat, dan pronomina penunjuk ihwal. Pronomina penunjuk umum ialah ini, itu, dan anu. Pronomina penunjuk tempat ialah sini, situ, sana. Pronomina penunjuk ihwal ialah begini, begitu, dan demikian.
c.       Pronomina penanya
Pronomina penanya adalah pronomina yang dipakai sebagai pemarkah pertanyaan. Dari segi maknanya yang ditanyakan dapat mengenai orang (siapa), barang atau benda (apa), dan pilihan (mana). Sebenarnya masih ada kata penanya lain meskipun bukan pronomina yaitu kapan, bagaimana, berapa, dan mengapa.
6.      Numeralia
Numeralia adalah kata yang dipakai untuk menghitung banyaknya maujud (orang, binatang, atau barang) dan konsep. Ada dua macam numeralia dalam bahasa Indonesia yaitu numeralia pokok/kardinal yang dapat memberi jawab atas pertanyaan “Berapa?” seperti satu, dua, seratus, sejuta, dsb., dan numeralia tingkat/ordinal yang dapat memberi jawab atas pertanyaan “Yang keberapa?” seperti ketiga, kelima puluh, keseribu, dsb.

7.      Kata Tugas
Kata tugas merupakan kelas kata yang hanya memiliki makna gramatikal dan tidak memiliki makna leksikal. Kata tugas baru bermakna apabila dirangkai dengan kelas kata lain. Misalnya di rumah, aku dan kau, setelah kita makan, dll. Kata tugas tidak dapat menjadi dasar pembentukan kata lain. Misalnya, nomina tani dapat diturunkan menjadi kata bertani, petani, pertanian, dsb. Namun kata tugas dari tidak dapat menjadi *mendarikan (me[N]-kan + dari), *pendari (pe[N]- + dari), dsb.
Kata tugas dalam bahasa Indonesia dibagi menjadi lima berdasarkan peranannya dalam frasa atau kalimat.
a.       Preposisi
Preposisi atau kata depan menandai hubungan makna antara konstituen di depan preposisi tersebut dengan konstituen di belakangnya. Misalnya, dalam frasa tidur di kamar, preposisi di menyatakan hubungan makna keberadaan antara tidur dan kamar. Menurut Prof. Drs. M. Ramlan, preposisi dalam bahasa Indonesia berjumlah 115 kata. Contoh preposisi antara lain: di, ke, dari, kepada, daripada, untuk, sebab, dsb.
b.      Konjungtor
Konjungtor atau kata hubung atau kata sambung adalah kata tugas yang menghubungkan dua satuan kebahasaan yang sederajat: kata dengan kata, frasa dengan frasa, atau klausa dengan klausa. Misalnya:
·         aku dan kau
·         kenaikan harga serta kemiskinan rakyat
·         Ayah tidur tetapi ibu memasak.
·         Ketika ayah tidur, ibu sedang memasak.
c.       Interjeksi
Interjeksi atau kata seru adalah kata tugas yang mengungkapkan rasa hati pembicara. Sebenarnya, tanpa interjeksi perasaan pembicara sudah dapat diungkapkan dengan kalimat yang utuh. Namun, keberadaan interjeksi akan memperkuat rasa hati tersebut. Misalnya untuk mengungkapkan betapa indahnya sebuah pemandangan, orang tidak hanya akan berkata, “Indah sekali pemandangan ini”, tetapi orang biasa menggunakan interjeksi amboi sehingga menjadi, “Amboi, indah sekali pemandangan ini.” Dengan kata amboi di atas orang tidak hanya mengungkapkan fakta akan keindahan pemandangan tetapi juga rasa hatinya. Contoh interjeksi misalnya wah, sialan, ayo, nah, dsb.
d.      Artikula
Artikula atau kata sandang adalah kata tugas yang membatasi makna nomina. Artikula memiliki tiga kelompok yaitu (1) yang bersifat gelar seperti sang, sri, hang, dan dang, (2) yang mengacu ke makna kelompok seperti para, (3) yang menominalkan seperti si dan yang.
e.       Partikel penegas
Kategori partikel penegas meliputi kata yang tidak tertakluk pada perubahan bentuk dan hanya berfungsi menampilkan unsur yang diiringinya. Ada empat macam pertikel penegas yaitu –kah, -lah, -tah, dan pun

Daftar Pustaka
Alwi, Hasan dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga). Jakarta: Balai Pustaka.

Monday, 3 December 2012

1000 burung kertas


Let the story begin ..
Sewaktu boy dan girl baru pacaran, boy melipat 1000 burung kertas buat girl, menggantungkannya di dlm kamar girl. Boy mengatakan, 1000 burung kertas itu menandakan 1000 ketulusan hatinya. Waktu itu, girl dan boy setiap detik selalu merasakan betapa indahnya cinta mereka b'dua....
Tetapi pada suatu saat, girl mulai menjauhi boy. Girl memutuskan untuk menikah dan pergi ke Perancis, ke Paris tempat yang dia impikan di dalam mimpinya berkali2 itu!! Sewaktu girl mau mutusin boy, girl bilang sama boy, "Kita harus melihat dunia ini dengan pandangan yang dewasa... Menikah bagi cewek adalah kehidupan kedua kalinya!! Aku harus bisa memegang kesempatan ini dengan baik. Kamu terlalu miskin, sungguh, aku tidak berani membayangkan bagaimana kehidupan kita nanti setelah menikah...!!"
Setelah Girl pergi ke Perancis, Boy bekerja keras, dia pernah menjual koran, menjadi karyawan sementara, bisnis kecil, setiap pekerjaan dia kerjakan dengan sangat baik dan tekun. Sudah lewat beberapa tahun... Karena pertolongan teman dan kerja kerasnya, akhirnya dia mempunyai sebuah perusahaan. Dia sudah kaya, tetapi hatinya masih tertuju pada Girl, dia masih tidak dapat melupakannya.
Pada suatu hari, waktu itu hujan, Boy dari mobilnya melihat sepasang orang tua berjalan sangat pelan di depan. Dia mengenali mereka, mereka adalah orang tua Girl... Dia ingin mereka lihat kalau sekarang dia tidak hanya mempunyai mobil pribadi, tetapi juga mempunyai Vila dan perusahaan sendiri. Boy ingin mereka tahu kalau dia bukan seorang yang miskin lagi, dia sekarang adalah seorang Bos. Boy mengendarai mobilnya sangat pelan sambil mengikuti sepasang orang tua tsb. Hujan terus turun, tanpa henti, biarpun kedua org tua itu memakai payung, tetapi badan mereka tetap basah karena hujan. Sewaktu mereka sampai tempat tujuan, Boy tercegang oleh apa yang ada di depan matanya, itu adalah tempat pemakaman! Dia melihat di atas papan nisan, foto Girl tersenyum sangat manis terhadapnya. Di samping makamnya yang kecil, tergantung burung2 kertas yang dibuatkan Boy. Dalam hujan, burung2 kertas itu terlihat begitu hidup. Org tua Girl memberitahu Boy, Girl tidak pergi ke paris.
Girl terserang kanker, Girl pergi ke surga. Girl ingin Boy menjadi orang, mempunyai keluarga yang harmonis, maka dengan terpaksa ia berbuat demikian terhadap Boy dulu. Girl bilang dia sangat mengerti Boy, dia percaya kalau Boy pasti akan berhasil. Girl mengatakan, kalau pada suatu hari Boy akan datang ke makamnya dan berharap dia membawakan beberapa burung kertas buatnya lagi. Boy langsung berlutut, berlutut di depan makam Girl, menangis dengan begitu sedihnya. Hujan pada hari Ching Ming itu terasa tidak akan berhenti, membasahi sekujur tubuh Boy. Dingin tidak terasa lagi, yang ada kepiluan hati... Boy teringat senyum manis Girl yang begitu manis dan polos, mengingat semua itu, hatinya mulai meneteskan darah... Sewaktu Orang tua ini keluar dari pemakaman, mereka melihat kalau Boy sudah membukakan pintu mobil untuk mereka. Lagu sedih terdengar dari dalam mobil tersebut,

"Hatiku tidak pernah menyesal,
semuanya hanya untukmu 1000 burung kertas,
1000 ketulusan hatiku,
beterbangan di dalam angin menginginkan bintang
yang lebat besebaran di langit,
melewati sungai perak,
apakah aku bisa bertemu denganmu?
Tidak takut berapapun jauhnya, hanya ingin
sekarang langsung berlari ke sampingmu.
Masa lalu seperti asap,
hilang dan tak kan kembali,
menambah kerinduan di hatiku.
Bagaimanapun dicari,
jodoh kehidupan ini pasti tidak akan berubah..."
(lirik langsung ditranslate dari bahasa Mandarin)


Wednesday, 14 November 2012

Sajak Putih ~ Chairil Anwar ~


Buat tunanganku Mirat

Bersandar pada tari warna pelangi
kau depanku bertudung sutra senja
di hitam matamu kembang mawar dan melati
harum rambutmu mengalun bergelut senda

Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
meriak muka air kolam jiwa
dan dalam dadaku memerdu lagu
menarik menari seluruh aku


hidup dari hidupku, pintu terbuka
selama matamu bagiku menengadah
selama kau darah mengalir dari luka
antara kita Mati datang tidak membelah…


Buat Miratku, Ratuku! kubentuk dunia sendiri,
dan kuberi jiwa segala yang dikira orang mati di alam ini!
Kucuplah aku terus, kucuplah
dan semburkanlah tenaga dan hidup dalam tubuhku…


1944

Saturday, 10 November 2012

SENYUMAN BUNGA MATAHARI, BUNGA MAWAR, BUNGA MELATI, BUNGA BANGKAI DAN BUNGA DANDELION


 Pada suatu hari, di sebuah sudut taman duniawi, ada serumpun bunga Matahari, bunga Mawar, bunga Melati, bunga Bangkai, dan bunga Dandelion.


Bunga-bunga itu terbangun dari tidurnya yang lelap. Mereka terlonjak oleh kejutan si embun nakal tapi menyejukkan. Bulir-bulir gutasi seperti kristal yang terpatri di helaian jubah daun membuat mereka semakin anggun diterpa sang surya yang perlahan mulai menjagad.

Mereka semua tersenyum menyambut pagi, tersenyum dengan cara mereka masing-masing.

Bunga Matahari tersenyum dengan sangat lebar. Aku tak mengerti mengapa ia selalu tersenyum selebar itu, sampai-sampai aku khawatir bibirnya akan mencuat keluar dari wajahnya. Kenapa ia seceria itu? Apa karena Ia kuning? Atau karena Ia besar dan tinggi? Apa karena Ia bangga disebut-sebut sebagai  matahari, si raja galaksi? Namun, Ia digemari oleh manusia karena bisa menghasilkan biji-biji yang enak dan gurih. Makhluk-makhluk pengerat pun sangat suka bersahabat dengannya. Mereka sering memanjati batangnya, bergelantungan di daunnya, dan bercanda dengan biji-biji gurihnya sampai kekenyangan. Keramahan dan kedermawanan bunga Matahari membuat koloninya tidak pernah sepi. Disana, selalu ramai dengan kicauan burung, cekikikan hamster, tarian semut, dan segala jenis keceriaan lainnya yang membuat mereka terlihat semakin kuning. Oh, pantas saja…mungkin Ia tersenyum seperti itu karena Ia berguna.

 Bunga mawar…ya, bunga ini tersenyum. Tapi senyumnya asimetris. Maksudku…sudut bibirnya hanya diangkat sebelah, namun sudut lainnya tidak. Singkat kata, tersenyum  angkuh. Aku juga tidak mengerti mengapa Ia sesombong itu, dia pikir dia siapa? Oke, dia sangat cantik, secara bunga Ia sangat proporsional, mahkotanya begitu menggoda, warna merahnya sangat elegan - dan tidak kuning. Maksudku, tidak sekuning bunga matahari kalaupun warnanya kuning. Pokoknya warnanya elegan. Lantas apa? Apa yang membuatnya Ia begitu angkuh? Apa karena Ia selalu disemayamkan di jambangan mahal orang-orang kaya? Apa karena Ia selalu berkelimpahan kasih sayang oleh tuan yang menanamnya? Apa karena Ia suka dipakai para putri kerajaan untuk mandi bunga? Atau karena Ia suka ikut andil di dalam cerita negeri dongeng? Menurutku bukan. Tidak sepantasnya hanya dengan bermodalkan kecantikan dan kemewahan lantas kau bisa sombong. Pasti ada alasan lain… tunggu dulu! Aku yakin, pasti Ia mempunyai sesuatu yang tidak dimiliki oleh bunga-bunga lain.
Ya, duri!! Ia sombong karena Ia bisa melindungi dirinya sendiri. Ia kuat, berdaulat dan terhormat. Duri itu ibarat pagar imajiner yang menciptakan ruang teritorialitas yang tidak dapat dimasuki oleh siapa pun. Tidak semua orang dapat memilikinya. Itu lah bedanya Ia dengan bunga-bunga cantik lainnya…setidaknya Ia tidak terkesan murahan.

Lalu…bunga melati, Ia tersenyum samar. Senyumnya nyaris tidak terlihat. Tapi Ia wangi. Tak apalah bila Ia tidak ingin tersenyum, toh Ia sudah wangi. Walaupun Ia tidak besar, tidak mencolok, dan tidak berwarna, tapi ia selalu tahu bagaimana caranya untuk mengundang para kumbang bahkan manusia sekalipun. Ia seperti malaikat yang begitu polos, begitu manis, tak berdosa, bahkan kau akan sering menemukannya terangkai indah sebagai mahkota ibu suri, atau tersemat di rambut para puteri, atau melilit-lilit di gaun pengantin. Kelakuan bunga Melati yang nrimo dan pasrah ini kadang membuat dirinya tertekan, tapi ia harus mempertahankan adat yang turun temurun telah diwarisi oleh nenek moyang kerajaan Melati. Para bunga Melati didoktrin untuk bersikap layaknya bunga sejati. Nenek moyang bunga Melati tidak mengajarkan untuk beraspirasi, itulah sebabnya para bunga ini begitu pendiam.
Aku akan memberi tahu suatu rahasia kepadamu, sebenarnya di balik tuntutan adat kramat itu, diam-diam bunga ini senantiasa bernyanyi lirih. Tapi sayang, kebanyakan lebah-lebah bajingan itu lebih suka mendengung daripada didengungkan. Tapi betapa pun muaknya sang Melati dengan kelakuan mereka, terkadang kenaifan adalah kekuatannya. Bagaimana pun, aku sangat salut dengan kesabaran bunga-bunga ini yang terkekang oleh tali-temali doktrin.

   

Bunga bangkai? Ia tersenyum genit.
Di kalangan para bunga, bunga Bangkai mempunyai status sosial yang kurang baik. Kenapa? karena sesuai dengan namanya, bunga Bangkai memiliki bau luar biasa seperti bangkai yang telah membusuk sehingga para bunga berpikir bahwa si bunga Bangkai telah menodai eksistensi bunga yang senantiasa dikaitkan dengan keharuman dan simbol cinta. Namun di lain sisi, para bunga Bangkai ini memang tinggi, besar, mencolok, dan langka. Tidak heran Ia sangat diburu oleh para kumbang dan sejenisnya, tapi aku tidak yakin apakah bunga itu diburu karena bentuk fisiknya yang emphasis atau karena kebergunaannya.
Lagi-lagi si bunga Bangkai tersenyum genit. Ia melakukan berbagai cara untuk menarik perhatian para lalat penyerbuk. Aku pikir, sepertinya bunga bangkai itu hanya bagus untuk dilihat, tapi tidak untuk didekati…karena kumbang, lebah, bahkan lalat yang sekalipun gemar dengan hal-hal yang bau ketika mencoba mendekati, melulu terperangkap lalu terperosok ke lendir beracun itu hingga mati karena baunya. Namun aku heran, tidak peduli berapa banyak korban yang berjatuhan, sepertinya kumbang, lebah, dan lalat...mereka tidak jera-jeranya datang mendekati bunga bangkai seolah-olah sengaja untuk “menikmati bau”nya.

Bagaimana dengan bunga dandelion? Si bunga rumput itu…Ia tidak tersenyum, melainkan tertawa terbahak-bahak. Mungkin bagi para melati, hal ‘tidak pantas’ dan tidak berperi-kebungaan. Tapi siapa peduli? Para bunga dandelion itu sangat menikmati cara mereka tertawa, tergelak, dan berteriak "yuhuuuuuu!" ketika anak-anak iseng meniup kelopak mereka yang ringan, menceraiberaikan serpihan-serpihan putih dan menggundulkan putik mereka, lalu bulu-bulu putih itu menari dengan angin, mereka tidak akan pernah berhenti menari sebelum menemukan rintangan yang dapat memberhentikan tarian itu, mereka menikmati kemana angin berhembus walaupun mereka tak tahu kemana mereka akan dibawa pergi. Dan ketika mereka mendarat di tanah, mereka akan menjadi pionir bak lychenes yang mempelopori suksesi kehidupan, mereka akan membentuk koloni baru disana, dan terbukti mereka mempunyai mental baja karena mereka dapat beradaptasi di kondisi yang ekstrem sekalipun.
Tahukah kau darimana para dandelion itu berasal? Mereka tumbuh pertama kali di daratan Eropa dan Asia, tapi kini kau bisa melihat mereka bertebaran dimana-mana di penjuru bumi manapun, itu karena mereka bisa terbang melintasi apapun, bahkan jeram samudra sekalipun.
Ditengah semerbak persaingan para bunga mengeluarkan aroma wanginya dan kemilau warna-warni kelopaknya yang membelai mata, munculah para dandelion dengan segala kesederhanaannya di semak dan perdu liar.
Mereka tak keberatan jika teman-teman mereka yang lain diambil dan ditaruh di jambangan-jambangan mahal seperti si mawar yang elegan itu. Mereka tidak mau menukar kebebasan mereka, tarian angin mereka, atau bahkan takdir hidup yang  menggariskan mereka untuk mencari segala sesuatunya dari alam sendirian, karena sampai detik ini pun, mana ada manusia bodoh yang akan memberi mereka pupuk, vitamin, atau pestisida yang baik untuk tumbuh kembang mereka, melainkan mereka harus mencari itu semua langsung dari alam - sendirian. Mereka tidak akan mau menukar itu semua dengan menghabiskan sisa hidup mereka di jambangan mahal sekalipun.
Bunga dandelion tidak wangi tapi mereka punya kecantikan tersendiri.
Kini, bunga-bunga itu… Matahari, Mawar , Melati, bunga Bangkai dan Dandelion tengah bercengkrama menikmati hari. Walaupun mereka punya skenario hidup masing-masing, namun hanya diri mereka sendiri yang dapat menentukan senyuman macam apa yang akan mereka sunggingkan.
***



Curcol

Kisah cinta memang tak bisa lepas dari kehidupan remaja ya..Begitu pula aku. Bukan. Tidak hanya aku yang terlibat, tapi ini tentang dia yang semakin lama semakin mencuri perhatianku.

Ya, KAMU !!Jujur ya, enam tahun lalu, pertama aku mengenalmu di kelas 2 SMP. Nothing special about you. Ya iyalah, masa itu adalah masa aku bermain dengan kawan-kawan sebayaku, hanya bersenang-senang. Bahkan sewaktu SMA pun, belum ada rasa buat kamu. Jujur. Memang, kita beda tempat sekolah -jauh-, tapi semakin lama aku tahu, seperti apa kamu. Berulang kali kau nyatakan 'itu' padaku, aku selalu mengelak, karena entah kenapa aku tak tau. Atau hanya merasa kurang siap?  

Dan kini, kita sudah dewasa. Kita sudah kuliah di tempat pilihan kita masing-masing. Jauh. Tapi, sepertinya tak ada yang berubah darimu tentang pernyataan dan pengorbananmu mendapatkanku. Selama ini, kurasa hanya kamu yang bisa tetap menjaga rasa itu. Setiap malam aku berdoa memohon kepada Tuhan tentang sebuah pilihan. Kamu atau Dia yang belum seutuhnya ku kenal. 
Bukan hal yang mudah untuk memutuskan suatu pilihan. Tapi seiring bergulirnya waktu, aku semakin yakin dengan keputusanku. Kamu. Kamu yang selalu memperjuangkan cintamu. Kamu yang tak pernah gentar menghadapi sifatku yang seperti ini. Kamu yang sering bercerita tentang aku kepada teman-temanmu. Kamu, yang bahkan tahu kelemahanku. 
Tapi, kenapa saat keputusan ini sudah kubulatkan dan ku yakinkan hati ini untukmu, kamu semakin hilang? Apakah ini hanya perasaanku, atau ...? Kau tak pernah menyatakan cinta lagi, dan kau juga tak memintaku untuk menjadi kekasihmu lagi? 

Ya, aku tahu. Roda memang berputar. Dulu Kau yang berusaha memperjuangkan aku, dan mungkin sekaranglah saatnya aku memperjuangkanmu, dalam diam dan doa. Aku tak tahu, apa yang ada di dalam pikiranmu sekarang. Tapi yang pasti yang ada dalam pikiranku, aku memginginkan kamu, :D :D

Tuesday, 31 July 2012

Kisah Cinta Sejati :(

Berikut ini pelajaran kesetiaan dari sepasang burung. Seekor burung betina terkapar di pelataran dengan kondisi tubuh yang parah. Pasangannya, seekor burung jantan membawakan makanan untuk sang betina dengan kasih sayang dan haru. Makanan yang dibawa melalui paruhnya, kemudian disuapkan kepada sang betina.

Upaya tenaga serta kasih sayang yang ditunjukkan burung jantan, ternyata tidak mampu menolong pujaan hatinya. Beberapa lama setelah diberikan makanan, burung betina akhirnya mati. Mengetahui pasangan yang dicintainya telah pergi, burung jantan pun menangis. Sambil berdiri di samping burung betina, sang jantan kemudian berteriak dengan suara yang menyedihkan.


Seekor burung betina terkapar di pelataran dengan kondisi tubuh yang parah.


Pasangan jantannya membawakan makanan kepada sang betina dengan kasih sayang dan haru.


Ketika sang jantan sedang memberi makan kepadanya, tak lama kemudian sang betina mati terkulai. Sang jantan sangat terpukul dan berusaha mengangkatnya.

Sang burung jantan akhirnya menyadari bahwa pasangan yang dicintainya telah mati. Ia kemudian “menangis” di hadapan pujaannya yang telah mati



Sambil berdiri di samping tubuh sang burung betina, sang jantan kemudian “berteriak” dengan suara yang sangat menyedihkan.  

Akhirnya sang burung jantan menyadari bahwa pasangan yang dicintainya telah meninggalkannya dan tak akan bisa hidup kembali bersamanya. Ia berdiri disamping tubuh sang betina dengan sedih dan duka yang mendalam. 



-Sad Love Story of Birds


Kado Ulang Tahun Terindah

Waahh, siapa coba yang nggak terharu kalo ada seseorang yang memberikan kado terindah saat kita ulang tahun seperti gambar di atas??
Kalo aku sih langsung melelehh, seperti kemaren waktu aku ulang tahun.. :*

Saturday, 9 June 2012

Cinta ini rumit

Aku suka hari ini..
Sungguh, aku nggak tau kenapa rasa ini begitu kuat..

Apakah karena ada kamu di sampingku? Ah aku tak tahu tentang kamu. Jujur, aku kehilanganmu saat aku membaca sesuatu yang lain. Aku kembali kesepian saat kau akan dan harus pergi dariku. Apakah ini akan lama? tak ada yang tahu itu. Aku tak ingin ada orang lain yang akan mengambilmu dariku. Aku akan benci saat itu. Bukan karena dia yang mengambilmu, tapi karena kamu yang terlalu BODOH karena tak mempunyai sikap peka akan diriku ini.Sekilas semua kenangan terlintas dibenakku, walaupun hanya sehari kenangan itu terukir. Bukan, bukan tentang sehari ataupun lamanya kita mengukir kisah indah. Tapi tentang dengan siapa aku bisa merasakan hal - hal yang indah itu.
Aku tak pernah menyangka, kau kan datang! Oh Tuhan, is it true? "Ah, biasa aja deh" itu kesan pertamaku. Tapi ternyata kau benar datang. Datang padaku! Apa ini? kenapa setelah setahun kita tak berjumpa, aku seperti merasakan cinta yang kurasakan 4 tahun yang lalu?? "Mungkin cinta sesaat lagi".. Bodoh amat ah..
"Canggung". Iya lah, berapa tahun coba kita nggak pernah ketemu? tapi semua berjalan lancar. Tertawa bersama, salat bersama, tidur bersama (hanya tiduran) semua ini membuat waktu berjalan terasa sangat cepat. "Mengapa selalu begini? Saat aku bersamamu selalu, waktu tak pernah berpihak kepadaku? Aku ingin waktu terhenti saat kita berpegangan tangan dalam hening."
Andai kaulah pangeranku, kan ku pastikan tak kan pernah ada yang bisa menggantikanmu. Bukan karena ingin menggombal, sungguh! Aku tahu, kau bukanlah pria seperti yang lainnya. Siapapun yang akan jadi pendampingmu, dia pasti sangat berbahagia, walaupun bukan aku..
Aku takkan berambisi mendapatkanmu, karena cintaku ini bukanlah ambisi. Setidaknya aku pernah memiliki masa - masa indah saat bersamamu. Mulai dari bagaimana usahaku untuk bisa menjadi temanku (dulu), saat kita berjalan menyusuri pantai yang berselimutkan senja, menyanyi bersama, menonton film bersama, dan berusaha untuk tidak menyukaimu walaupun aku ingin. Mungkin semua itu tak penting buatmu.
Aku akan selalu mengingatmu saat kau belai rambutku, kau pegang tanganku dan kau tumbuhkan lagi cinta yang telah lama berhasil kupendam. Mungkin aku sedikit berlebihan, atau menurutmu aku memang sangat lebay, tapi itulah yang kurasa. Kau tak tahu kan? Dan mungkin takkan pernah tahu sampai kapanpun.
Ah, aku jadi ingat tentang tadi sore..
Saat gerimis membasahi indahnya sore tadi, tak ku sangka kita tertidur. Tidur, yah ini memang biasa menurut semua orang, mungkin. Tapi, kita tidur dan kau selalu membelai lembut rambutku dan menggenggam tanganku. Sungguh, sejujurnya aku tak ingin melepaskan tanganku. Tapi kau sudah ada yang punya. Kau tak boleh seperti itu. Aku tak boleh egois. Maafkan aku, kumohon!
Kau bodoh karena tak peka, tapi sungguh aku lebih bodoh daripada kamu karena tak bisa menyukai yang lain. Kau pasti takkan percaya dan akan bilang kalau aku hanya mengada-ada. Aku takkan memaksamu mempercayaiku, sungguh. Tapi aku hanya ingin kau tahu itu. Aku sungguh mencintaimu.

Thursday, 31 May 2012

Pasangan Hidup Sejati

Suatu waktu, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 orang istri. Dia mencintai istri yang keempat, dan menganugerahinya harta dan kesenangan yang banyak. Sebab, dialah yang tercantik diantara semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya ini.
Pedagang itu juga mencintai istrinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan istrinya ini, dan selalu berusaha untuk memperkenalkan wanita ini kepada semua temannya. Namun, ia juga selalu khawatir kalau istrinya ini akan lari dengan pria yang lain.
Begitu juga dengan istri yang kedua. Ia pun sangat menyukainya. Ia adalah istri yang sabar dan pengertian. Kapanpun pedagang ini mendapat masalah, dia selalu meminta pertimbangan istrinya ini. Dialah tempat bergantung. Dia selalu menolong dan mendampingi suaminya, melewati masa-masa yang sulit. Sama halnya dengan istri yang pertama. Dia adalah pasangan yang sangat setia. Dia selalu membawa perbaikan bagi kehidupan keluarga ini. Dia lah yang merawat dan mengatur semua kekayaan dan usaha sang suami. Akan tetapi, sang pedagang, tak begitu mencintainya. Walaupun sang istri pertama ini begitu sayang padanya, namun, pedagang ini tak begitu mempedulikannya.
Suatu ketika, si pedagang sakit. Lama kemudian, ia menyadari, bahwa ia akan segera meninggal. Dia meresapi semua kehidupan indahnya, dan berkata dalam hati. "Saat ini, aku punya 4 orang istri. Namun, saat aku meninggal, aku akan sendiri. Betapa menyedihkan jika aku harus hidup sendiri." Lalu, ia meminta semua istrinya datang, dan kemudian mulai bertanya pada istri Keempatnya. "Kaulah yang paling kucintai, kuberikan kau gaun dan perhiasan yang indah. Nah, sekarang, akuakan mati, maukah kau mendampingiku dan menemaniku? Ia terdiam.
"Tentu saja tidak, "jawab istri keempat, dan pergi begitu saja tanpa berkata-kata lagi. Jawaban itu sangat menyakitkan hati. Seakan-akan, ada pisau yang terhunus dan mengiris-iris hatinya.
Pedagang yang sedih itu lalu bertanya pada istri ketiga. "Akupun mencintaimu sepenuh hati, dan saat ini, hidupku akan berakhir. Maukah kau ikut denganku, dan menemani akhir hayatku? Istrinya menjawab, Hidup begitu indah disini. Aku akan menikah lagi jika kau mati. Sang pedagang begitu terpukul dengan ucapan ini. Badannya mulai merasa demam.
Lalu, ia bertanya pada istri keduanya. "Aku selalu berpaling padamu setiap kali mendapat masalah. Dan kau selalu mau membantuku. Kini, aku butuh sekali pertolonganmu. Kalau ku mati, maukah kau ikut dan mendampingiku?
Sang istri menjawab pelan. "Maafkan aku," ujarnya" Aku tak bisa menolongmu kali ini. Aku hanya bisa mengantarmu hingga ke liang kubur saja. Nanti, akan kubuatkan makam yang indah buatmu. Jawaban itu seperti kilat yang menyambar. Sang pedagang kini merasa putus asa.
Tiba-tiba terdengar sebuah suara. "Aku akan tinggal denganmu. Aku akan ikut kemanapun kau pergi. Aku, tak akan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu. Sang pedagang lalu menoleh ke samping, dan mendapati istri pertamanya disana. Dia tampak begitu kurus. Badannya tampak seperti orang yang kelaparan. Merasa menyesal, sang pedagang lalu bergumam, "Kalau saja, aku bisa merawatmu lebih baik saat ku mampu, tak akan kubiarkan kau seperti ini, istriku."
******* KESIMPULANNYA*******
Teman, sesungguhnya kita punya 4 orang istri dalam hidup ini. Istri yang keempat, adalah tubuh kita. Seberapapun banyak waktu dan biaya yang kita keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan gagah, semuanya akan hilang. Ia akan pergi segera kalau kita meninggal. Tak ada keindahan dan kegagahan yang tersisa saat kita menghadap-Nya.
Istri yang ketiga, adalah status sosial dan kekayaan. Saat kita meninggal, semuanya akan pergi kepada yang lain. Mereka akan berpindah, dan melupakan kita yang pernah memilikinya.
Sedangkan istri yang kedua, adalah kerabat dan teman-teman. Seberapapun dekat hubungan kita dengan mereka, mereka tak akan bisa bersama kita selamanya. Hanya sampai kuburlah mereka akan menemani kita.
Dan, teman, sesungguhnya, istri pertama kita adalah jiwa dan amal kita.
Mungkin, kita sering mengabaikan, dan melupakannya demi kekayaan dan kesenangan pribadi. Namun, sebenarnya, hanya jiwa dan amal kita sajalah yang mampu untuk terus setia dan mendampingi kemanapun kita melangkah. Hanya amal yang mampu menolong kita di akhirat kelak. Jadi, selagi mampu, perlakukanlah jiwa dan amal kita dengan bijak. Jangan sampai kita menyesal belakangan.



Tuesday, 29 May 2012

Kata Motivasiiii..


1. Anger is a condition in which the tongue works faster than the mind.

- Kemarahan adalah suatu kondisi dimana lidah bekerja lebih cepat daripada pikiran.
2. You can’t change the past, but you can ruin the present by worrying over the future.

- Anda tidak dapat mengubah masa lampau, tapi anda dapat merusak masa kini dengan merisaukan masa depan.
3. God always gives His best to those who leave the choice with Him.

- Allah selalu memberikan yang terbaik kepada mereka yang menyerahkan pilihan itu kepadaNya.
4. All people smile in the same language.

- Semua orang tersenyum didalam bahasa yang sama.
5. A hug is a great gift.. One size fits all. It can be given for any occasion and it’s easy to exchange.

- Pelukan adalah suatu pemberian yang besar. Satu ukuran saja tapi cocok untuk semua . Hal itu dapat diberikan pada setiap masa dan mudah untuk dipertukarkan.
6. Everyone needs to be loved… especially when they do not deserve it.- Setiap orang perlu untuk dicintai… teristimewa sekali apabila mereka tidak layak untuk menerimanya.
7. The real measure of a man’s wealth is what he has invested in eternity.

- Ukuran yang sesungguhnya dari kekayaan seseorang adalah jika dia sudah berinvestasi bagi masa kekekalan diakhirat.

8. Laughter is God’s sunshine.

- Tertawa adalah merupakan ‘sinar surya’ Tuhan.
9. Everyone has beauty but not everyone sees it.

- Setiap orang mempunyai keindahan, tapi tidak setiap orang melihatnya.
10. It’s important for parents to live the same things they teach.

- Adalah penting bagi orang tua untuk menghidupkan hal-hal yang sama dengan apa yang telah mereka ajarkan. [menjadi teladan yg baik]
11. Thank God for what you have, TRUST GOD for what you need.

- Berterima kasihlah kepada Allah untuk apa yang anda dapat. PASRAHKANLAH KEPADA Allah untuk apa yang anda perlukan.
12. If you fill your heart with regrets of y ester day and the worries of tomorrow, you have no today to be thankful for.

- Kalau anda memenuhi hati anda dengan penyesalan hari kemarin dan kekuatiran akan hari esok, maka anda tidak mempunyai hari ini untuk disyukuri.
13. Happy memories never wear out… re-live them as often as you want.

- Kenangan bahagia tidak akan pernah lapuk… hidupkanlah kembali sesering yang anda kehendaki.
14. Home is the place where we grumble the most, but are often treated the best.

- Rumah adalah tempat dimana kita paling banyak mengomel, tapi seringkali diperlakukan secara paling baik.
15. The choice you make today will usually affect tomorrow.

- Pilihan yang anda buat hari ini akan mempengaruhi hari esok anda.
16. Take time to laugh, for it is the music of the soul.

- Ambillah kesempatan untuk tertawa, karena itu adalah musik dari jiwa.
17. If anyone speaks badly of you, live so none will believe it.

- Jika seseorang membicarakan keburukan anda, hiduplah sedemikian rupa sehingga tidak ada seorang pun mempercayainya.
18. Patience is the ability to idle your motor when you feel like stripping your gears.

- Kesabaran adalah kesanggupan untuk menetralkan persneling mobil, pada saat anda merasa ingin untuk merombak persneling itu. [ttp berkepala dingin, meski kata hati ingin meluapkan amarah]
19. Love is strengthened by working through conflicts together.

- Cinta itu diteguhkan dengan jalan melalui pertikaian bersama-sama. [setelah bersama melalui suatu rintangan, niscaya cinta akan menjadi lebih indah]
20. The best thing parents can do for their children is to love each other.

- Hal yang terbaik yang dapat dilakukan orang tua bagi anak-anak mereka adalah saling mengasihi satu sama lain.
21. Harsh words break no bones but they do break hearts.

- Kata-kata yang kasar tidak dapat meremukkan tulang tapi hal itu dapat meremukkan hati.
22. To get out of a difficulty, one usually must go through it.

- Untuk keluar dari kesulitan, seseorang harus berjalan menembusnya.
23. We take for granted the things that we should be giving thanks for.

- Kita seringkali menganggap sepele hal-hal yg seharusnya kita syukuri.
24. Love is the only thing that can be divided without being diminished..

- Cinta Kasih adalah satu-satunya hal yang dapat kita bagikan tanpa menjadikannya berkurang.
25. Happiness is enhanced by others but does not depend upon others.

- Kebahagiaan itu bertambah oleh orang lain, tapi tidak bergantung pada orang lain.
26. You are richer today if you have laughed, given or forgiven.

- Anda menjadi lebih ‘kaya’ hari ini kalau anda sudah tertawa, sudah memberikan sesuatu ataupun mengampuni/memberi maaf seseorang.
27. For every minute you are angry with someone, you lose 60 seconds of happiness that you can never get back.

- Dalam setiap menit, ketika anda marah kepada seseorang, anda akan kehilangan 60 detik kebahagiaan yang anda tidak akan dapat memperolehnya kembali.
28. Do what you can, for who you can, with what you have, and where you are.

- Perbuatlah apa yang anda dapat lakukan, kepada siapa pun yang anda boleh lakukan, dengan apa saja yang anda miliki, dan dimanapun anda berada.
29. Sebongkah Batu pecah bukan karena pukulan ke seratus, tapi karena 99 pukulan sebelumnya

30.  Ibarat angin perut, kehadiran itu hanya perlu dirasakan bukan dilihat. 

Thursday, 24 May 2012

Power Rangers Siap Beraksi





















Eksoss..

 Fotografer = Adek gue..
(*ancurr, :p)
 Fotografernya gue ya cakeepp.. :D
In_0n..
(hadehh)

My Angels

INILAH MALAIKAT - MALAIKATKU
 Kesannya selalu rinduuuu banget tiap melihat foto - foto mereka..
Ingin rasanya selalu bersama mereka selaluuu..
Ni Ayah gue hloo..
Aslinya cakep banged ga seperti difoto.. #hahaha , ngeles..
Orang nomer 1 di dunia dan di keluarga gue tentunya.. :p
Bapak Sukarno tercinta..

 Wah, Nyokap gue nih..
Hahaha, abis touring ke sawahnya Eyang gue ni..
Tanpa sendal tetep ngeksis donk..
Mana pinjem pakaiannya Eyang Putri gue lagii..
Hahaha, Bunda Tugiyati gue tetep yang terbaik sejagad rayaa.. #emmuah..

 Me Vs My Broder..
Mirip gak yah?? Cantikan adek gue ya, (#tapi kan cowok?)
Gendutan adek gue yaa..
Inilah adek semata wayang gue yang jahil abis, n suka kangen ma aku (baca:narsoo)
Adek yang paling setia mau punya Kakak kayak gue..:D

 Ayah Vs Bokap
Mirip yaa.. Love you All..
 Me Vs Dady
Nyokap gue manaaa??
Nyokap malu kalo footo,hahaha :D